Seputartikus.com,— 17 Juni 2026 Bikinkan gambar kartun sesuai draft ini yang lebih kritis dan tajam. Sengkarut aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merajalela di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Bungo bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Ini adalah tragedi integritas. Ketika aset negara dijarah secara terbuka, terang-terangan, dan tanpa rasa takut, maka yang sedang dipertontonkan di hadapan publik adalah kematian wibawa pemerintah.
Ada indikasi kuat bahwa “degradasi wibawa” ini telah menyentuh titik terendah. Jika otoritas—baik Polres Bungo maupun Pemkab Bungo—tetap memilih bungkam dan berpangku tangan, maka publik berhak menyimpulkan bahwa hukum di wilayah ini memang bisa dibeli. Bukan lagi rahasia umum bahwa aktivitas tambang ilegal skala masif mustahil bertahan tanpa “restu” atau setidaknya pembiaran sistemik dari pihak-pihak yang memiliki kuasa.
Menagih Nyali Aparat: Penegakan Hukum atau Sandiwara?
Masyarakat Bungo kini telah sampai pada titik muak. Kepercayaan terhadap penegakan hukum lingkungan berada di titik nadir. Kita tidak sedang berbicara tentang pelanggaran kecil, melainkan perusakan aset negara yang sistematis.
Jika dalam hitungan hari ke depan tidak ada tindakan konkret berupa pemasangan *police line, penyitaan alat berat, dan penangkapan aktor intelektual di balik para cukong, maka narasi di tengah masyarakat mengenai adanya “setoran” atau “peliharaan” oknum tertentu bukanlah asumsi liar. Itu adalah kenyataan yang terkonfirmasi oleh diamnya para penegak hukum.

“Ketajaman UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) tidak boleh tumpul hanya karena berhadapan dengan cukong tambang. Jika negara kalah oleh pelaku ilegal, maka untuk apa institusi keamanan dan pemerintahan hadir di tanah Bungo?”
Nasionaldetik.com menegaskan komitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ke akar-akarnya. Kami tidak akan berhenti menguji nyali aparat penegak hukum dan integritas Pemkab Bungo. Kami akan terus memantau: apakah hukum akan ditegakkan secara adil, ataukah ia hanya akan menjadi macan kertas yang tunduk pada kepentingan segelintir elit di balik kerusakan bumi Jambi.
Waktu Anda untuk bertindak tidak banyak. Rakyat sedang mengamati
Tim Investigasi Redaksi
