Seputartikus.com,– 31 Desember 2025 Memasuki ambang tahun baru 2026, dunia pers Indonesia diingatkan untuk memperkuat fungsinya sebagai kontrol sosial yang independen, berani, dan bermartabat. Pesan tegas ini disampaikan oleh Edi uban yang merupakan sebagai Kabid perencanaan SDM Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA) sekaligus Edi uban menyoroti banyaknya arogansi dan kriminalisasi terhadap jurnalis dalam refleksi akhir tahun yang dirilis hari ini.
Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa integritas moral seorang jurnalis dan pemimpin redaksi diuji dari keberaniannya dalam menyuarakan kebenaran, tanpa terpengaruh oleh tekanan jabatan maupun kepentingan tertentu.
Beliau menegaskan bahwa pers tidak boleh ragu dalam mengungkap fakta pelanggaran, baik di tengah masyarakat maupun di lingkungan birokrasi. Hal ini demi menjaga marwah demokrasi dan memberikan efek jera bagi para pelanggar aturan di Indonesia.
“Pers harus mampu menjadi tonggak informasi yang tegak lurus dan tegas. Terlepas dari siapa dan apa pun jabatannya, jika ia melanggar, maka jangan pernah ragu untuk mengangkatnya ke ruang publik. Hal ini penting agar menjadi sebuah warning (peringatan) bagi semua pihak,” tegas Edi Uban
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa jurnalisme yang kuat adalah jurnalisme yang tidak pandang bulu. “Jangan sampai kita silau oleh jabatan sehingga mengabaikan fakta. Pemberitaan yang jujur adalah ‘alarm’ agar keadilan tetap tegak dan kekuasaan tidak disalahgunakan,” lanjutnya.
Melalui wadah Perkumpulan PRIMA, para pemimpin redaksi didorong untuk memiliki visi yang seragam dalam membangun Indonesia Maju melalui informasi yang berkualitas:
– Independensi Mutlak: Menjaga integritas profesi dengan tetap objektif terhadap siapa pun narasumbernya.
– Fungsi Kontrol Sosial: Menjalankan amanat Undang-Undang Pers dengan berani mengkritik penyimpangan secara konstruktif demi kepentingan publik.
– Solidaritas Pers Nasional: Memperkuat kolaborasi antar-redaksi di seluruh Indonesia untuk melawan segala bentuk intervensi yang merusak independensi pers.
Menutup pernyataannya, beliau mengajak seluruh insan pers untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun kejayaan jurnalisme yang beretika, cerdas, dan bermartabat.
“Selamat Tahun Baru 2026. Mari kita melangkah dengan semangat baru untuk mewujudkan Indonesia yang lebih transparan melalui karya-karya jurnalistik yang berani, tegas, dan tetap menginspirasi,” pungkasnya.
Tentang Tokoh:
Edi Uban adalah seorang praktisi media senior yang saat ini mengemban amanah sebagai Kabid perencanaan SDM di Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA). Beliau juga aktif memimpin sebagai pimpinan redaksi Nasionaldetik.com, Seputartikus.com dan dikenal konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan pers serta penegakan Kode Etik Jurnalistik di tanah air.
Publisher -Redaksi
