Seputartikus.com,— 28 Desember 2025 Sejumlah Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin, Jambi, dilaporkan tidak mengikuti apel pagi sesuai jadwal, bahkan ada yang datang terlambat. Fenomena ini menimbulkan keprihatinan dan pertanyaan mengenai kedisiplinan di kalangan pejabat eselonering, yang dikhawatirkan dapat mengikis kepercayaan dan kredibilitas atasan di mata para bawahan.
Berdasarkan pantauan dan rekaman video yang diterima, pada apel pagi hari Rabu, 24 Desember 2025, hanya sekitar 5% partisipasi dari seluruh pegawai Dinkes, termasuk dari kalangan pejabat eselonering. Kondisi ini sontak menjadi sorotan. Meski begitu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Wenn Aprian, mengklarifikasi bahwa dirinya hadir dalam apel tersebut, meskipun terlambat. Melalui sambungan telepon pada 27 Desember malam, ia menyatakan, “Saya sampai apel pagi baru dimulai,” dan langsung bergabung di samping Sekretaris Dinas (Sekdin).
Sekretaris Dinas Kesehatan, Dede Sulaiman, membenarkan kehadiran Wenn Aprian. Ia menambahkan, “Baru mulai, baru assalamualaikum Wen datang.” Namun, untuk pejabat lain, Dede Sulaiman mengakui bahwa Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fajar Aria Phitra, dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Rofi Putra, memang tidak mengikuti apel pagi karena baru tiba di kantor setelah acara selesai. Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Ns. Khaidir, absen karena telah mengajukan izin.
Situasi ini mendapat tanggapan serius dari masyarakat. Rama Sanjaya, perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapurata, menyayangkan kondisi tersebut. “Sebagai seorang Kepala Bidang, kedisiplinan adalah contoh yang harus ditunjukkan kepada bawahan. Jika apel pagi saja absen, bagaimana bisa membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata bawahan? Seharusnya Kabid bisa meningkatkan motivasi dan kinerja tim,” tegasnya. Ia menambahkan, “Kesan seperti ini sangat tidak baik di mata bawahan, nanti dianggap bawahan tidak peduli dengan kedisiplinan.” Beberapa pihak menilai, fenomena ini dapat mencoreng citra Dinkes, terlebih mengingat beberapa pejabat yang bersangkutan baru dilantik sekitar tiga bulan lalu.
Reporter: Gondo Irawan
