Seputartikus.com,– 31 Maret 2026 Praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan armada transportasi PT Elnusa Petrofin di wilayah Provinsi Jambi kini menjadi sorotan tajam. Dugaan kuat mengarah pada adanya kerja sama sistematis antara sopir truk tangki dengan mafia minyak yang telah berlangsung lama dan terorganisir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, modus operandi yang dilakukan adalah dengan menjual BBM subsidi di tengah jalan sebelum sampai ke tujuan resmi. Lokasi transaksi ilegal ini disinyalir berpusat di kawasan Sungai Regas, di mana para sopir nakal “kencing” atau menurunkan muatan minyak kepada penampung ilegal.
Mafia Inisial ‘D’ dan Jaringan Distribusi Ilegal
Sosok berinisial D (Dman) diduga kuat menjadi aktor intelektual di balik penampungan BBM subsidi ini. Mirisnya, aktivitas ini berjalan mulus tanpa tersentuh hukum, sehingga memunculkan spekulasi mengenai adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu.
Minyak hasil jarahan dari truk PT Elnusa Petrofin yang seharusnya didistribusikan ke Kabupaten Bungo tersebut diduga dialihkan untuk:
Digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) yang merusak lingkungan. Didistribusikan kembali ke berbagai penadah di wilayah Kabupaten Batanghari.
Pernyataan Sikap Ketum Rambo dan Edi Uban
Menyikapi fenomena yang merugikan masyarakat dan negara ini, Ketua Umum Rambo, Ali Sopyan, bersama anggotanya, Edi Uban, memberikan pernyataan keras. Mereka mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak tutup mata terhadap praktik yang meresahkan ini.

“Kami menegaskan agar APH segera menangkap mafia solar ini. Masyarakat kecil saat ini sangat membutuhkan BBM subsidi, namun justru dipermainkan oleh oknum sopir dan mafia. Kami minta Polda Jambi, khususnya unit Tipidter, segera memberantas tuntas jaringan ini hingga ke akarnya,” tegas Ali Sopyan dan Edi Uban.
Poin-Poin Kritis Investigasi:
Bagaimana truk PT Elnusa Petrofin jurusan Bungo bisa dengan bebas singgah dan menjual minyak di wilayah Sungai Regas secara rutin?
Mengapa aktivitas inisial ‘D’ tetap berjalan lancar meski sudah menjadi rahasia umum di lapangan?
Kelangkaan solar di SPBU seringkali dipicu oleh rembesnya pasokan subsidi ke sektor industri dan tambang ilegal melalui jalur-jalur “kencing” seperti ini.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menunggu tindakan nyata dari jajaran Polda Jambi untuk membuktikan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk sosok Dman yang disebut-sebut sebagai bos besar di balik bisnis gelap ini.
Tim Investigasi Redaksi
