Seputartikus.com, – Sebuah kebakaran besar melanda fasilitas produksi milik Pabrik Sepatu Karya Mekar di Desa Mojongapit, Jombang, pada Sabtu (20/12/2025) pagi. Insiden ini memicu kekhawatiran serius mengenai standar keamanan kerja dan dampak lingkungan bagi warga sekitar akibat kepulan asap hitam yang pekat.
Kebakaran skala besar yang menghanguskan bangunan pabrik sepatu Karya Mekar. Api sulit dikendalikan dan terus merembet ke berbagai area bangunan, menciptakan risiko kerugian material yang masif dan polusi udara instan.
Tim Pemadam Kebakaran (PMK) Jombang dipimpin oleh Syamsul Bahri, manajemen Pabrik Karya Mekar, serta warga terdampak seperti NR (57) yang menjadi saksi mata awal.
Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Jawa Timur. Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan area pemukiman (Perum Mojongapit Indah) meningkatkan risiko rambatan api ke properti warga.
Sabtu pagi, 20 Desember 2025. Laporan resmi masuk pukul 06.40 WIB, namun api diduga muncul lebih awal mengingat skala kebakaran yang sudah membesar saat petugas tiba.
Meskipun penyebab resmi masih dalam penyelidikan, cepatnya api merembet diduga akibat banyaknya material mudah terbakar (seperti karet, lem, dan bahan sepatu lainnya). Hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah sistem proteksi kebakaran internal (sprinkler/hydrant) di pabrik tersebut berfungsi dengan baik?
Petugas PMK sedang melakukan strategi pemadaman sekaligus pendinginan. Namun, kendala di lapangan seperti material kimia yang mudah terbakar membuat proses lokalisasi api memakan waktu lebih lama dari perkiraan.
Kepulan asap hitam menunjukkan adanya pembakaran bahan kimia/sintetis. Perlu ada pemantauan kualitas udara bagi warga di radius 1 km agar tidak terjadi gangguan pernapasan massal.
Kebakaran yang terjadi di pagi hari saat aktivitas pabrik baru dimulai (atau sebelum mulai) harus menjadi catatan bagi Dinas Tenaga Kerja mengenai protokol keselamatan kerja di kawasan industri Jombang.
Lumpuhnya produksi di pabrik ini berpotensi mengancam mata pencaharian ratusan buruh, terutama menjelang akhir tahun.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku di lapangan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Pabrik Karya Mekar terkait langkah kompensasi atau kronologi internal mereka.
Tim Redaksi
